Perbedaan antara grafitasi dan karbonisasi terletak pada proses dan hasil dalam pengolahan bahan yang mengandung karbon. Karbonisasi adalah penguraian termal bahan organik tanpa oksigen. Proses ini menghasilkan arang yang kaya karbon. Proses ini biasanya terjadi pada suhu yang lebih rendah dan berfokus pada penghilangan komponen yang mudah menguap. Sebaliknya, grafitasi mengubah karbon menjadi grafit. Proses ini menggunakan pengolahan suhu tinggi, biasanya di atas 2500°C. Proses ini memperbaiki struktur dan konduktivitas karbon. Karbonisasi menghasilkan padatan berkarbon. Grafitasi menghasilkan karbon kristal. Proses ini cocok untuk bahan dan elektronik canggih.
Grafitisasi dan karbonisasi mengubah bahan yang mengandung karbon menjadi bentuk karbon. Namun, ada perbedaan utama antara kedua proses tersebut:

Apa itu Grafitisasi?
Grafitisasi adalah proses industri di mana karbon diubah menjadi grafit. Ini adalah perubahan struktur material kecil. Ini terjadi pada baja karbon atau baja paduan rendah. Mereka menghadapi suhu 425 hingga 550 derajat Celcius dalam waktu yang lama, seperti seribu jam. Ini adalah jenis penggetasan. Misalnya, struktur mikro baja karbon-molibdenum biasanya mengandung perlit. Perlit adalah campuran ferit dan sementit. Grafitasi bahan ini menyebabkan perlit terpecah menjadi ferit dan grafit tersebar. Hal ini membuat baja menjadi rapuh. Partikel-partikel tersebut tersebar secara acak di dalam logam. Ini sedikit mengurangi kekuatannya. Kita dapat mencegah grafitisasi. Kami melakukan ini dengan menggunakan bahan resistif. Mereka tidak sensitif terhadap grafitisasi. Kita juga dapat mencegah grafitisasi dengan mengubah lingkungan. Misalnya, kita bisa menaikkan pH atau mengurangi kandungan klorida. Ada cara lain untuk mencegah grafitisasi, yaitu dengan menggunakan pelapis. Perlindungan katodik dari besi cor.
Apa itu Karbonisasi?
Karbonisasi adalah proses industri di mana bahan organik diubah menjadi karbon. Bahan organik yang kami pertimbangkan di sini mencakup bangkai tumbuhan dan hewan. Prosesnya terjadi dengan distilasi destruktif. Ini adalah reaksi pirolisis. Ini dianggap sebagai proses yang kompleks. Banyak reaksi kimia terjadi di dalamnya secara bersamaan. Misalnya dehidrasi, kondensasi, transfer hidrogen, dan isomerisasi. Proses karbonisasi dan pembakaran berbeda. Pembakaran lebih cepat. Laju reaksinya jauh lebih cepat. Secara umum, panas mengontrol derajat karbonisasi dan kandungan unsur asing yang tersisa. Misalnya, pada suhu 1200K, residunya berjumlah sekitar 90% karbon menurut beratnya. Pada suhu 1600K, residunya sekitar 99% karbon menurut beratnya. Secara umum, karbonisasi merupakan reaksi eksotermik. Kita bisa menjadikannya mandiri atau menggunakannya sebagai sumber energi. Dan itu tidak membentuk karbon dioksida. Namun, jika bahan tersebut terkena panas secara tiba-tiba, seperti ledakan nuklir, bahan tersebut akan terbakar dengan cepat. Itu berubah menjadi karbon padat.
Apa Perbedaan Antara Grafitisasi dan Karbonisasi?
Grafitisasi dan karbonisasi adalah proses industri. Mereka melibatkan karbon sebagai reaktan atau produk. Tapi karbonisasi mengubah bahan organik menjadi karbon. Grafitisasi mengubah karbon menjadi grafit. Oleh karena itu, karbonisasi adalah perubahan kimia, sedangkan grafitisasi adalah perubahan mikrostruktur.
Peralatan penghancur grafit dan peralatan terkait bubuk
Qingdao Epic Powder Machinery Co., Ltd. adalah produsen peralatan bubuk profesional. Produk-produknya meliputi: jet mill, ball mill, pengklasifikasi udara, dan modifier. Peralatan pelapisan permukaan dari Qingdao Epic meliputi: pin-mill modifier, turbo-mill modifier, three-roller modifier, dan multi-rotor-mill modifier.
Jika Anda memiliki kebutuhan atau pertanyaan terkait, silakan hubungi Epik Qingdao secara langsung.


