Dalam bidang material baru, terdapat zat aditif utama yang dikenal sebagai “MSG industri” — Lilin PTFE bubukResin bubuk berwarna putih ini diproduksi dengan mengentalkan, mencuci, dan mengeringkan dispersi yang diperoleh melalui polimerisasi tetrafluoroetilena yang terkontrol. Resin ini memiliki sifat-sifat luar biasa seperti tahan panas, tahan cuaca, tahan dingin, gesekan rendah, dan karakteristik antilengket. bahan kimia stabilitas, dan isolasi listrik. Selain itu, karena rata-ratanya yang kecil ukuran partikelBubuk lilin PTFE memiliki daya dispersi yang sangat baik dan dapat dengan mudah tercampur secara merata dengan bahan lain.

Proses Produksi Bubuk Lilin
Metode Fisika
Bubuk lilin dapat diperoleh melalui proses mekanis atau pabrik jet, penguapan dan pengendapan, atau proses peleburan. Misalnya, parafin dan lilin polietilena dapat digiling dan diklasifikasikan untuk mencapai ukuran partikel tingkat mikron. Metode ini sederhana tetapi sering menghasilkan produk dengan lebar ukuran partikel distribusi, bentuk tidak beraturan, dan dispersibilitas buruk.
Metode Reagen Kimia
Proses ini menggunakan agen kimia untuk menghasilkan mikropartikel lilin secara bertahap dari keadaan molekul terlarut. Proses ini dapat menghasilkan lilin mikronisasi skala nano, tetapi prosesnya rumit dan mahal.
Metode Polimerisasi atau Degradasi
Lilin mikronisasi juga dapat disiapkan melalui polimerisasi atau degradasi, seperti Lilin mikronisasi PMMA, lilin mikronisasi PP, PE, PTFE dengan berat molekul terkontrol, Dan lilin akrilat.
Misalnya, lilin polietilen dapat disintesis melalui polimerisasi tekanan tinggi atau tekanan rendah.
- Polimerisasi tekanan tinggi menghasilkan lilin PE bercabang dengan kepadatan dan titik leleh yang lebih rendah.
- Polimerisasi tekanan rendah menghasilkan lilin PE linear dengan berat jenis lebih rendah.
Bahkan di antara lilin PE yang diproduksi dengan metode tekanan rendah, sifat fisiknya bervariasi tergantung pada kepadatannya. Lilin PE dengan kepadatan lebih rendah (kristalinitas lebih tinggi, cabang lebih sedikit) cenderung lebih keras dan lebih tahan aus, sementara sifatnya yang mengurangi selip dan gesekan sedikit lebih lemah.
Skenario Aplikasi

Bubuk lilin banyak digunakan di berbagai industri:
1. Industri Pelapis
- Agen Matting: Menyebarkan cahaya untuk mengurangi kilap dan memperoleh hasil akhir matte.
- Agen Anti-Keausan: Meningkatkan ketahanan abrasi dan memperpanjang lapisan kehidupan.
- Agen Anti-Pemblokiran: Menurunkan energi permukaan untuk mencegah adhesi antar lapisan.
2. Industri Plastik
- Pelumas: Meningkatkan aliran pemrosesan dan efisiensi produksi.
- Agen Pelepas Cetakan: Mencegah lengketnya antara produk dan cetakan.
- Agen Antistatik: Mengurangi resistansi permukaan untuk mencegah penumpukan listrik statis.
3. Industri Tekstil
- Agen Pelunak: Memberikan sentuhan lembut dan halus pada kain.
- Anti Air: Meningkatkan ketahanan air.
- Penghambat Api: Meningkatkan ketahanan kain terhadap api.
4. Bidang Lainnya
- Kosmetik: Meningkatkan stabilitas dan pelumasan formulasi.
- Makanan: Digunakan sebagai bahan pelapis dan anti lengket pada permen dan coklat.
- Farmasi: Berfungsi sebagai pembawa dalam sistem pengiriman obat yang dilepaskan secara terkendali atau yang ditargetkan.
Bubuk Epik
Epic Powder berspesialisasi dalam teknologi penggilingan dan klasifikasi canggih untuk produksi lilin mikronisasi. Dengan pengalaman lebih dari 20 tahun dalam pemrosesan bubuk ultrafine, kami menyediakan solusi khusus untuk PTFE, PE, dan lilin mikronisasi lainnya — memastikan ukuran partikel yang konsisten, dispersibilitas yang unggul, dan hasil berkinerja tinggi yang disesuaikan dengan kebutuhan setiap pelanggan.